Senin, 27 Mei 2019

Danau Toba (2) - Menara Pandang Tele

Menara Pandang Tele - Pangururan.

Setelah puas menikmati pemandangan indah Air Terjun Sipiso piso perjalanan kami lanjutkan. Jalanan mulus dengan pemandangan indah sepanjang perjalanan jalan raya Sidikalang – Pangururan – Dolok Sanggul membuat kami tak pernah merasa lelah.  Dalam perjalanan kami menemukan sebuah Air Terjun kecil yang indah, kami sempatkan diri mampir dan berfoto-foto sebentar kemudian melanjutkan perjalanan lagi.



Tenyata Air Terjun kecil itu ada di KM 141.800 dari arah Medan dan berada dibawah jembatan Lae Pandaroh.


Sekitar jam 15 30 kami memasuki gerbang pertigaan Merek – Sidikalang – Dolok Sanggul.



Untuk menuju ke Tele kami harus berbelok kekiri dan melanjutkan perjalanan melalui jalan yang dikiri kanan jalannya adalah kebun-kebun penduduk. Jalan selanjutnya melewati kawasan hutan lindung jarang sekali ada rumah penduduk. Banyak monyet berkeliaran dipinggir jalan, mereka mendekat ketika kami melemparkan makanan dari kaca mobil. Pemandangan yang sangat menyenangkan.









Udara di Tele benar-benar dingin, enaknya di Tele duduk ngopi-ngopi sambil memandang ke sekeliling. Pemandangan indah yang tak terbantahkan. Kemanapun memandang semuanya indah.




Wow. . . benar benar indah, tak tahu kata apa yang pantas untuk mengungkap keindahannya.







Dari Tele kami harus melanjutkan perjalanan lagi, hujan gerimis tidak menghalangi kami untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Kota Pangururan. Masih 22Km lagi yang harus ditempuh untuk sampai kesana.
Yuk lanjut. . .nantikan cerita selanjutnya tentang perjalanan kami ke Hot Spiring – Aek Rangat, air panas yang mengandung belerang. Salam traveller.
Read More

Danau Toba (1) - Penatapan dan Air Terjun sipiso-piso


 Penatapan dan Air terjun Sipiso-piso.


Perjalanan panjang kami di mulai jam 09 pagi dari Kota Medan menuju ke Pulau Samosir.Adapun tempat-tempat yang akan kami kunjungi antara lain Penatapan dan Air terjun Sipiso piso. Jalan yang kami lalui kearah Brastagi melewati Penatapan Tiga Panah.  Penatapan berada di Desa Tiga Panah termasuk dalam lingkungan Kabupaten Karo yang jauhnya sekitar 55KM dari kota Medan. 


Penatapan adalah semacam sebuah tempat istirahat semacam rest area dijalan tol, dimana kita bisa melepaskan lelah untuk melanjutkan kembali perjalanan menuju ke paerjalanan yang panjang. Disini kami berhenti sebentar makan Jagung rebus panas-panas, Jagung bakar, kopi hangat dan mengisi perut makan mie instant panas diudara yang bertiup dingin sambil melihat indahnya pemandangan disini.

Kurang lebih setengah jam istirahat, kami melanjutkan perjalanan melalui jalan raya Sidikalang – Dolok Sanggul – Pangururan.  Jalanan lancar dan mulus kelihatannya seperti diperbaiki.  Makan siang kami berhenti di sebuah Rumah Makan Muslim ditepi jalan raya yang saya lupa nama rumah makannya, makananannya enak dan harganya standarlah. Menu nasi sayur dan lauk dihargai 18K, lauknya boleh pilih apa aja harganya sama.
Selesai makan siang perjalanan kami lanjutkan.  Sepanjang perjalanan yang kami lihat adalah kebun-kebun sayuran penduduk ada tanaman labu siam, cabe, jeruk dan alpokat

Tujuan selanjutnya kami berkelok kearah Air Terjun Sipiso piso. Jarak tempuh dari Medan ke Desa Tongging sekitar 115 KM. Cuaca sepanjang perjalanan mendung tebal dan pemandangan sangat indah dengan gunung-gunung yang menjulang.

Indahnya pemandangan membuat kita merasa dipenuhi rasa syukur dan merasakan betapa besar kuasa Allah yang menciptakan semua ini.

Sekitar jam 15 30 kendaraaan kami memasuki daerah Wisata Air terjun Sipiso piso.   Air Terju Sipiso piso terletak didesa Tongging – Kabupaten Karo. Air terjun ini berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 mdpl dan dikelilingi oleh hutan pinus. Pengelolaan wisata alam air terjun ini dipegang oleh Pemda Kabupaten Karo.
AddBerfoto Narsis sebentar untuk bukti baahwa saya udah pernah sampai disini. caption

Air Terjun Sipiso piso memiliki ketinggian sekitar 120 meter dan merupakan salah satuair terjun tertinggi di Indonesia. Dengan adanya air terjun ini, Kabupaten Karo menjadi salah satu tempat wisata yang paling diminati oleh para wisatawan.  Untuk masuk ke lokasi ini dikenakan tiket masuk, kami 6orang, 1 mobil berikut sopir dikenakan 30K. Sepertinya dikenakan 5K perorang mobil dan sopir gratis. Untuk sampai ke Air terjun sudah disediakan jalur yang berupa anak tangga dan memang disediakan untuk para wisatawan. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam untuk mencapai dasar air terjun ini. Mengingat kami akan melanjutkan perjalanan lagi kami tidak turun kebawah, cuma memandang keindahannya dari atas sambil berfoto narsis ria.
Danau Toba terlihat dari Air Terjun Sipiso-piso



Untuk melihat air terjun ini lebih dekat, kunjungi gardu pandang yang terletak di puncak bukit. Dari sini terlihat hamparan keindahan Tanah Karo. Dari gardu pandang ini juga, kita dapat menikmati keindahan Pulau Samosir.



Tak jauh dari tempat parkir mobil juga berjajar banyak toko-toko sovenir yang menjual beraneka ragam sovenir seperti baju kaus, gantungan kunci, magnet kulkas, aneka minuman  dan makanan ringan.

Cerita perjalanan kami akan berlanjut menuju ke Menara Tele melalui pertigaan Merek. Perjalanan panjang sebelum masuk ke Pulau Samosir dari Pangururan. Jadi nantikan lanjutan cerita perjalanan selanjutnya. Salam traveller.














Read More

Ngurus Paspor tanpa Calo

Ngurus paspor sendiri sekarang ternyata tidaklah serumit yang kita bayangkan. Karena prosesnya sangat mudah dan enggak berbelit-belit. Nggak pake mahal dan nggak perlu nunggu lama.                 

Jadi nggak perlu pakai calo atau agen yang biayanya pasti jadi bengkak bisa jadi dua kali lipat.Mulanya sih ragu-ragu juga mau ngurus sendiri takut ribet dan sulit tetapi setelah seacrh di internet dan tanya sana sini lewat teman-teman yang udah pernah ngurus sendiri akhirnya nekad juga mencoba ngurus paspor sendiri. Mau tau kayak apa sih prosesnya.  

                                                                        

Sekarang kan ngurus paspor kan sudah online, dan ngurusnya nggak mesti bedasarkan domisili tempat tinggal kita tapi bisa dimana aja. Pilihan yang dekat dari tempat tinggalku sih ada dua: Tangerang dan Jakarta Selatan.                              

Aku jatuhkan pilihan untuk ngurus di Tangerang dengan pertimbangan di Tangerang mungkin nggak seramai di Jakarta Selatan. 

Pertama kesana cuma mau survey tempatnya dimana sih kantor Imigrasi Tangerang, setelah tanya sana sini akhirnya ketemu juga. 

Begitu nyampai di depan pintu masuk nanya dulu ke satpam tempat jual map dan formulir, rupanya ruangannya ada di ruang koperasi ruangannya berupa bangunan kecil yang terpisah dari bangunan utama.
                                                                     
Kemudian nanya ke satpam proses pembuatan paspornya.
                                                                                                                   
Rupanya harus ngambil nomer antrian dan datangnya harus pagi.Singkatnya proses pembuatan paspor baru atau perpanjangan adalah sbb:

1. Mengambil formulir dan map, yaitu berupa dua lembar formulir data diri  dan surat pernyataan yang mesti diisi. Sebenarnya di map tertulis formulir dan map tersebut cuma-cuma tapi kita   diminta membayar Rp 6.000. ya sutra lah.

2. Setelah selesai diisi, lengkapi dengan data-data yang diperlukan antara lain:                                                                                     
* Foto copy KTP                                                                                                                                                                                                    
* Foto copy KK                                                                                                                                                                                                      
* Foto copy Akte kelahiran/Ijazah                                                                                                                                                                     
* Foto copy surat nikah (bagi yg sudah menikah)                                                                                                                                          
* Surat rekomendasi dari kantor (bagi karyawan).                                                                                                                                       
Kemudian ambil nomer antrian dan tunggu dipanggil.

3. Bila sudah dipanggil tunjukkan nomer antrian dan serahkan map beserta data-data diri. (Jangan lupa membawa dokumen aslinya untuk ditunjukkan).Petugas akan mencocokkan foto copy dokumen dengan aslinya. Apabila sudah benar dan lengkap kita akan diberi resi untuk datang pada esok   harinya untuk proses selanjutnya.

4. Besoknya kita datang ketempat pengambilan nomer antrian foto kemudian tunggu nomer dipanggil. Disini petugas akan memeriksa kelengkapan surat -surat dan mencocokkan dengan dengan aslinya. 

5. Bila semua okey, kita akan    diminta menunggu dipanggil untuk melunasi pembayaran dikasir.                                                       
Adapun biaya yang harus dilunasi yaitu :                                                                                                                                                      
Biaya paspor    :  Rp. 200.000,--                                                                                                                                                                        
Biaya foto        :   Rp.   55.000,--                                                                                                                                                                        
Biaya sidik jari :   Rp.   15.000,--                                                                                                                                                              
Jumlah            :   Rp. 270.000,-

Selesai pembayaran kita diberi tanda bukti pembayaran dan kita diminta menunggu untuk difoto pengambilan scan sidik jari dan wawancara. Antrian yang membosankan itu cuma disini, karena proses pembuatan paspor walaumelalui travel biro atau pakai calo sekalipun disini kita mesti hadir dan tak bisa diwakilkan. Makanya antrinya ya mesti sabar.                                                                                                
Proses foto dan scan sidik jarinya sih sebenarnya cepat selesai tapi setelah itu kita diminta lagi menunggu untuk wawancara.   

6. Wawancanya sih ringan-ringan aja jadi nggak perlu persiapan macam-macam lah.Pada dasarnya kita cuma diminta mengecek kembali mengenai data data diri kita apakahsudah benar atau masih ada yang perlu di revisi. Misalnya mengenai ejaan nama, alamat, tempat tinggal. Kemudian diminta menanda tangani blanko paspor. Disini kita juga diminta untuk menunjukkan lagi dokumen aslinya. Selesailah sudah proses pembuatan paspor ini.                                                                                                                                   
Paspornya akan selesai dalam empat hari kerja. Jadi tinggal menunggu hari pengambilan paspor saja lagi.

Tanda bukti bayar dari kasir digunakan untuk mengambil paspor setelah diberi tahukan hari pengambilannya. Paspor dapat diwakilkan pengambilannya oleh orang lain dengan surat kuasa bermeterai. Untuk proses foto, sidik jari dan wawancara saya membutuhkan waktu dari jam delapan pagi sampai jam setengah dua belas siang.

**  Saran : sebaiknya datang sebelum jam delapan pagi untuk ambil nomer antrian. Saya sampai di kantor imigrasi jam delapan pagi dapat nomer antriannya nomer  27. Sebaiknya lengkapi semua dokumen yg dibutuhkan sebelum memulai pengurusan ini agar semua proses berjalan lancar. Foto copy semua dokumen diatas kertas A4. Foto copy KTP juga diatas kertas A4 dan jangan dipotong. 

Selamat berburu paspor .  



                                                                




                                                                                                                                                                                                                                                                                                       
                . .     
.                                                                                                                                                                          
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           


                                                                    




                                                                                                                                                                 



Read More

Pantai Cermin - Wisata keluarga murah meriah.

Pantai Cermin berada didaerah Serdang Bedagei yang berjarak kira-kira 55KM dari Kota Medan yang dapat ditempuh dalam waktu 1,5jam perjalanan berkendara dari Medan. Kawasan wisata pantai Serdang Bedagei ini berkembang menjadi tempat rekreasi wisatawan lokal untuk bersantai bersama keluarga, berenang, berperahu atau sekadar bermain pasir ditepi pantai.


Waktu kami berkunjung kemari, kami membawa bekal makanan dari rumah.
Tapi disini juga banyak penjual makanan yg menjajakan macam-macam makanan seperti sate kerang, sate telur, sate kentang, kerupuk, buah nangka dan anekaa penganan lain. Rasanya enak dan harga kelihatannya relatif murah dan wajar.


Diantara banyak makanan yang dijual saya suka sate kerang, sate telur puyuh dan sate kentang. 


Sewaktu kami berkunjung kesana siang itu udara cerah hanya ombak besar dan agak kurang bersahabat sehingga cuma berani dipinggiran pantai saja. Ada yang menawarkan berperahu mengitari Pantai Cermin setelah negosiasi kami cukup lama akhirnya dia sepakat hanya dengan biaya 10K perorang.



Yang kurang saya sukai  Pantai Cermin ini kelihatan Jorok, tidak terawat termasuk ulah para turis lokal yang membuang sampah sembarangan, serta ternak warga yang membuang kotoran sembarang tempat , termasuk dekat pondok – pondok tempat pengunjung biasanya menyamankan diri sembari menikmati makan.


Penduduk sekitarpun kelihatannya ikut menyumbang sampah,  potongan tanaman – tanaman mereka  langsung dibuang begitu saja ke laut , membuat pemandangan pantai cermin dipenuhi ranting – ranting yang tak sedap dipandang mata.


Wisata keluarga murah ini pantas untuk dikunjungi, hanya bila ombak agak besar mungkin harus lebih berhati-hati apalagi untuk yang membawa anak kecil agar pengawasan lebih diperketat. 
 Bahagia itu memang nggak selalu harus mahal.
Read More

Istana Maimon - Medan


 Istana Maimun adalah Istana Kesultanan Deli dan sekarang dijadikan sebagai tempat wisata bahkan menjadi ikon utama di kota Medan. Istana ini berada di Jalan Brig Jend Katamso Medan, dulunya nama jalan ini jalan Istana, entah kenapa diganti padahal nama jalan istana lebih cocok rasanya.


Desain Istana Maimun dibuat oleh arsitek dari Italia, dan dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Machmud Al Rasyid Perkasa Alamsyah.



Di gerbang istana Maimun, Medan, prasasti pembangunan istana tsb thn 1888, ditulis dalam bahasa melayu dg huruf arab dan bahasa belanda dg huruf latin. Pada saat itu bahasa melayu ditulis dg huruf arab yg dikenal dg istilah “arab melayu”, huruf latin dibawa oleh Belanda.


Bahasa melayu aksara Arab tulisan di gerbang masuk ke Istana Maimun.




Pembangunan istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891. Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Istana Maimun terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan.



Istana Maimun menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua, namun juga desain interiornya yang unik, memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia



Singgasana raja kelihatan didominasi warna kuning, warna khas kemegahan suku Melayu


Bila ingin berfoto di kursi kerajaan dengan pakaian khas Melayu anda juga bisa menyewa dengan sedikit biaya, saya kurang tau harganya karena tidak ikut memakai pakaian Melayu.

Furnishing lama dan foto-foto raja Melayu juga kelihatan terpajang dibeberapa tempat dan masih kelihatan bagus dan terawat.

Pandangan dari luar Istana kelihatan indah.
Waktu saya berkunjung istana ini kelihatan masih bagus cuma dibagian halaman kelihatan kurang perawatan mungkin karena kekurangan biaya, rumput dihalaman dibiarkan tak terawat dan tidak rapi, kebersihan lingkungannya juga kurang.
Dari tempat ini saya melanjutkan jalan-jalan ke Mesjid Al Mashun yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempat ini yang akan saya tulis ditulisan selanjutnya.

  • Istana Maimun  – Jl Brig jend Katamso Medan.
  • Buka:  pukul 08.00 hingga 17.00 WIB
  • Tarif masuk :  * Dewasa : Rp5.000,-  *anak-anak Rp.3000,-











Read More

Minggu, 26 Mei 2019

Makanan Medan yang buat aku rindu pulang.

Kalau ditanya makanan apa saja yang membuat aku rindu pulang ke kota Medan?
Inilah jawabannya :

1. Lontong sayur: Yang membuat lontong sayur Medan itu beda dengan lontong sayur lain, Lontong sayur Medan campurannya : Sayur nangka muda atau sayur buncis, harus ada sayur tauco cabe ijo yang dicampur udang basah juga ditambah tempe digoreng kering dan dicampur teri nasi (teri Medan) yang diaduk dengan cabe sambel. Kalau buat sendiri dirumah biasa kami tambahkan juga opor ayam atau rendang supaya lebih maknyus. Makanan ini adalah sarapan pagi ciri khas Medan. Dijual sampai ke pelosok pelosok kampung, karena semua orang  menggemarinya.

2. Soto Medan: Soto Medan ini terasa istimewa karena kuahnya terbuat dari kaldu sapi atau kaldu ayam. Biasanya campurannya daging yang digoreng setengah kering, paru goreng, usus, babat atau ayam goreng yang disuir-suir tergantung dari permintaan. Dihidangkan bersama pergedel ditabur irisan bawang goreng dan seledri.
Di Medan Soto yang enak yang jadi andalan saya ada di Pulau Berayan di Rumah makan “Purwodadi”, paru gorengnya yang berenang-renang diatas kuah sotonya itu buat air liur tak terahankan, walaupun banyak orang suka Soto “Sinar Pagi” di jalan Sungai Deli. Soal  rasa, enak itu memang relatif.
3. Mie Rebus: Kuahnya terbuat dari kaldu udang yang digiling. Tumiskan bawang merah dan bawang putih, yang telah digiling halus, tambahkan jahe yang telah dimemarkan. Campurkan sere, salam, kayu manis dan sedikit gula merah Kuahnya kental karena dicampur dengan tepung sagu. Rasanya manis, asin, pedas.  Wah nikmatnya. . . .                                       Cara membuatnya : Mie basah dan tauge dicelur air mendidih.  Hidangkan diatas piring beri sepotong telur rebus siram dengan kuahnya dan tabur dengan bawang goreng dan seledri. Bila suka pedas bisa tambahkan sambel cabe rawit hijau yang telah direbus lebih dulu dan diberi kecap. Hmm. . . . nyam. . nyam.
4. Gado-gado: Gado-gado Medan terdiri dari daun selada, tauge, tahu, tempe, timun, kentang rebus, telor rebus yang diberi kuah kacang seperti bumbu sate kemudian ditabur bawang goreng dan dimakan pakai kerupuk.


Waktu ke Medan ketemu tempat jual pecal, rujak dan gado-gado enak di Pulau Berayan Bengkel arah ke Tanjung mulia. Yang beli antri jadi mesti sabar menunggu.
 Langganan saya sendiri jualannya di Pinggir rel kereta Pulau Berayan, dikenal dengan nama "Pecel Samson", langgananku ini kebetulan temanku sendiri dan udah jualan puluhan tahun.  Rasanya nggak perlu diragukan lagi.

5. Sup Udang: Sup udang biasanya terasa segar dimakan siang hari.   Sup ini rasanya jadi unik karena dimasak pakai campuran daun kari dan daun andaliman.
6. Roti Jala: Roti jala terbuat dari adonan tepung terigu dan telur yang didadar membentuk seperti jala, mungkin karena itulah diberi nama roti jala. Biasanya dihidangkan dengan kari kambing, tapi akhir-akhir ini banyak yang menghidangkannya pakai kari ayam.
7. Es Campur: Biasa campurannya terdiri dari Cincau, kolang-kaling, buah delima, cendol tepung beras, kadang-kadang diberi kacang merah, roti yg telah dipotong kecil-kecil atau agar-agar. Lalu diberi santan masak atau susu dan beri cairan gula aren/gula merah. Gulanya ini yg membuat rasanya beda karena terasa harum . . . beda dengan yg cuma diberi syrop.
8. Roti Cane dan Martabak: Biasanya dikenal dengan nama martabak mesir. Terdiri dari campuran telor, irisan bawang merah, daun bawang, dan daging cacah/giling. Umumnya yang jual orang keling makanya kadang-kadang dibilang martabak tambi. Makanan ini perlu dicoba . . recomended. Roti Cane biasa dihidangkan dalam dua versi. Bisa dihidangkan pakai kare kambing atau bagi yg nggak suka kambing bisa pakai gula pasir.

9. Es krem: Es krem medan yg enak di medan Es Krem “RIA” dulu ada di jl. Surabaya dandi Jl. Garut. Kami sudah ngerasain es krem disini tiga generasi. Yg jualan apek-apek cina. Dia bosnya dan dia juga yg melayani. Ramah banget. Biasanya disini juga dihidangkannya bika Ambon.

10. Bika Ambon: Sekarang bika ambon dijual bermacam-macam rasa, udah lebih variatif. Ada rasa pandan, ada rasa keju, ada rasa pandan keju. Biasanya sih ini untuk oleh-oleh kalau mau pulang ke Jakarta. Tempat jualnya di Jl. Majapahit. Sepanjang jalan orang jual bika ambon tapi anehnya di satu tempat di toko “Zulaika” orang rela ngantri padahal ditempat lain sepi.

Oleh-oleh khas Medan sekarang ada Bolu Meranti berbagai rasa. Tapi yang lebih saya suka ada 0leh-oleh baru dari KIA cake kue nya artis Sashkia sungkar, cake ini rasa duriannya bener-bener melekoh. Top bangetlah pokoknya.


11. Makan Durian: Biasanya di jalan Krakatau berjejer penjual Durian. Tempatnya bagus karena tempat parkirpun selalu tersedia. Makan disana sampai puas, harganya perbiji antara Rp.5.000 s/d Rp.10.000,– tergantung dari besar kecilnya durian. Umumnya kalau sudah dibuka ternyata isinya kurang bagus bisa minta ganti.

12. Serabi: Di Kampung baru ujung sepanjang jalan berjejer penjual serabi. Serabi ini ada yang plain, atau yang hijau rasa pandan dan dimakan dengan kuah serabi rasa durian atau rasa nangka. hmm . . harumnya . . mana tahannnn.
Selain Serabi makanan cemilan lain ada juga lupis dan cenil. Beda dengan ditempat lain lupis di Medan biasa berbentuk segitiga, ditaburi dengan kelapa parut dan diberi kinca gula merah yg direbus dengan daun pandan sehingga harum.

13. Sate kerang, sate jengkol dan sate kentang: Belom pernah tau kan dengan sate yang seperti ini? Umumnya sate kerang dijajakan bersama pecal dari rumah ke  rumah. Selain sate kerang juga dijual sate jengkol dan sate kentang. Bila anda ke Pantai Cermin banyak penjaja menjual aneka sate seperti ini.
14. Ikan Asin: Medan itu surganya ikan asin, walaupun ikan asinnya sendiri datang dari Bagan siapi-api. Hampir semua jenis ikan asin ada disini, mulai dari ikan asin kakap sampai teri nasi. Ada Udang kering, cumi kering, kerang asin, ikan pari kering, ikan pres, ikan peda, ikan kepala batu sampai telur ikan terubuk, makanya kalau pulang dari Medan, bagasiku isinya penuh dengan berbagai macam ikan asin. Ntar disimpan dilemari es untuk stock berbulan-bulan kedepan.
15. Manisan: Untuk manisan buah-buahan Medan memang juara. Karena disini hampir semua buah bisa dijadikan manisan mulai dari manisan mangga, salak, kedondong ( he ini istimewa karena kedondongnya muda-muda banget, kecil-kecil), kemudian ada manisan Jambu biji (yang ini top abis), kalau di Jakarta cuma ketemu di supermarket. Terus ada lagi yang namanya manisan asam gelugur (ini cuma ada di Medan), buah pala, kolang kaling, pepaya, belimbing. Sangking banyaknya kadang-kadang bingung mau milih yang mana. Ada manisan basah, ada manisan kering tinggal pilih. Kalau sama orang Melayu Deli, jahe, jeruk kesturi, cabe, dan daun pepaya aja bisa dibuat manisan. Nah belum tahukan bagaimana rasanya? Rasanya semua dijamin uenak, hmmm . nyam . . .nyam.







Rujak Aceh: Rujak Aceh ini istimewa karena menggunakan pisang batu. Bumbu rujaknya yang kental bercampur pisang batu membuat rasanya luar biasa.



Sate Padang:  Sate Padang unggulan pertamaku adalah Sate Padang yang ada di samping Toko “Bata” Kesawan. Tapi satu saat kejebak, lama nggak makan disitu lupa pula nanya harganya, waktu udah selesai makan nanya harganya kaget, . . . mahal kali. Sejak itu berpindah kelain hati. Sate Padang pilihan selanjutnya adalah “Sate Padang Jl. Tilak”, yang makan sate disini mayoritas Cina mungkin karena lingkungannya disini banyak orang Cina. Ternyata banyak juga ya orang Cina yang suka makan Sate Padang. Pilihan lain Sate Pandang yang mangkal didepan Es Krem Ria.


Selain kuliner diatas kuliner rumahan yang sy suka “Gulai daun Ubi tumbuk”, ini gulai daun singkong ditumbuk diberi bunga kincung dan rimbang, kalau diluar kota Medan jarang sekali ketemu makanan ini kecuali ketemu Rumah makan Mandailing atau Rumah makan Tapanuli Selatan. Sekali waktu saya mampir ke Rumah makan Mandailing “Sipirok” di jl. Sungai Sikambing, biasanya disini ada menu gulai ikan salai juga. Sayang  karena udah kesiangan banyak menu yang sudah habis. Menu andalan saya Gulai daun ubi tumbuk udah habis juga. Dihidangkanlah buat kami Sup daging dan Daging bakar, menurut mereka itu adalah menu favorit di resto itu. Rasanya boleh juga, cuma porsinya kecil dan dari segi harga kemahalan. Nggak rekomen lah dari sisi harganya.


Rasanya udah cukup dulu review saya tentang kuliner Medan kali ini, sebenarnya masih banyak yg lain lagi tapi yg ngetik udah keburu capek, laper juga nulis review sambil nelan-nelan air liur jadi ntar deh lain kali dilanjutin lagi.

Read More